Kuliah 3
Manajemen Kurikulu dan Program Pendidikan
MPI 5 IAI Al-Khairat
Ruang Lingkup dan Karasterikn Manajemen Kurikulum
1.
Ruang
Lingkup Manajemen Kurikulum
Ruang lingkup
manajemen kurikulum meliputi: (1) perencanaan, (2) pengorganisasian, (3)
pelaksanaan, dan (4) evaluasi kurikulum.[1]
Perencanaan kurikulum
adalah perencanaan kesempatan-kesempatan belajar yang dimaksudkan untuk membina
siswa ke arah perubahan tingkah laku yang diinginkan dan menilai sampai mana
perubahan-perubahan telah terjadi pada diri siswa. perencanaan kurikulum
minimal ada lima hal mempengaruhi perencanaan dan pembuatan keputusan, yaitu
filosofis, konten/materi, manajemen pembelajaran, pelatihan guru, dan sistem
pembelajaran.[2]
Perencanaan, meliputi: analisis kebutuhan, merumuskan dan menjawab pertanyaan
filosofis, menentukan desain kurikulum dan membuat rencana induk (master plan)
berupa pengembangan, pelaksanaan dan penilaian
Pengorganisasian
kurikulum merupakan suatu proses pengelompokan materi, alat-alat, tugas,
tanggung jawab personel pendidik, sehingga tercapainya tujuan kurikulum yang
dapat digerakkan sebagai suatu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan
pendidikan. Dalam pengorganisasian kurikulum, strukturnya harus mencerminkan
dan mengarah kepada pencapaian tujuan dari rencana yang telah ditentukan
sebelumnya.[3]
Pelaksanaan kurikulum
adalah operasionalisasi konsep kurikulum yang masih bersifat potensial
(tertulis) menjadi aktual dalam bentuk kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan
kurikulum meliputi: penyusunan rencana dan program pembelajaran (silabus dan
rencana pelaksanaan pembelajaran), penjabaran materi (kedalaman dan keluasan),
penentuan strategi dan metode pembelajaran, penyediaan sumber, alat dan saran
pembelajaran, penentuan cara dan alat penilaian proses dan hasil belajar,
setting lingkungan pembelajaran.[4]
Evaluasi
kurikulum adalah pemeriksaan secara terus menerus untuk mendapatkan informasi
yang meliputi siswa, guru, program pendidikan, dan proses belajar mengajar
untuk mengetahui tingkat perubahan siswa dan ketepatan keputusan tentang
gambaran siswa dan efektivitas program.[5] Evaluasi
kurikulum meliputi tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan
muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan dan silabus. [6]
2.
Karakteristik
Manajemen Kurikulum
Menurut Hamalik, manajemen kurikulum memiliki beberapa
karakteristik kunci yang membentuk dasar pengembangannya dalam sistem
pendidikan. Karakteristik ini mencakup fokus pada potensi dan kebutuhan peserta
didik, keberagaman dan keterpaduan, responsivitas terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, relevansi dengan kebutuhan kehidupan, serta
keseimbangan antara kepentingan nasional dan daerah.[7]
Karakteristik penting lainnya adalah orientasi pada pembelajaran sepanjang
hayat, yang mendorong pengembangan dan pemberdayaan peserta didik secara
berkelanjutan. [8]
[1] Try Septy Tanys
Utami, “Implementasi Manajemen Kurikulum 2013 Di MTSN Pandeglang Provinsi
Banten,” Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan 4, no. 02
(December 28, 2018): 275–83, https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i02.1939.
[2] Rusman,
Manajemen Kurikulum (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2009),
[3] Nasution,
Asas-Asas Kurikulum, (Jakarta: Bumi Aksara, 1995)
[4] [4]
Rusman, Manajemen Kurikulum…
[5] Rusman,
Manajemen Kurikulum…
[6] E Mulyasa,
Implentasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala
Sekolah (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2009)
[7] Oemar Hamalik, Haji, 1936- ; Penerbitan, Bandung
: Remaja
Rosdakarya, 2006 .
No comments:
Post a Comment