Monday, October 11, 2021

KULIAH 5 ADMINISTRASI PENDIDIKAN

 

Kuliah 5

Administrasi Pendidikan

 Administrasi Kurikulum

 

A.      Pengertian

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003)[1]. Administrasi kurikulum adalah seluruh kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja dan bersungguh serta pembinaan kontinyu terhadap situasi belajar mengajar secara efektif dan efisien demi membantu tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan (Ary H. Gunawan)[2].

 

B.   Kegiatan Administrasi Kurikulum

1.    Kegiatan yang berhubungan dengan tugas guru

2.    Kegiatan yang berhubungan dengan peserta didik

3.    Kegiatan yang berhubungan dengan seluruh civitas akademika atau warga sekolah/lembaga pendidikan

  

1.    Kegiatan yang berhubungan dengan guru

Pembagian jam mengajar.

1)   Beban kerja guru (PNS) sebanyak 24 jam pelajaran dan sebanyak-banyaknya 40 jam pelajaran dalam satu minggu. Beban kerja ini berdasarkan UU nomor 14/2005 tentang guru dan dosen pasal 35 ayat 2 dinyatakan bahwa beban kerja Guru dan Dosen sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dan sebanyak-banyaknya  40 jam tatap muka dalam satu minggu[3].

2)   Tugas dalam mengikuti jadwal pelajaran

Ada tiga jenis jadwal pelajaran untuk guru yaitu; jadwal pelajaran kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

3)   Tugas guru dalam kegiatan  PBM

Tugas ini merupakan serangkaian kegiatan pengajaran / instruksional untuk mencapai hasil pengajaran yang optimal, yaitu:

-       Membuat persiapan / perencanaan pembelajaran

-       Melaksanakan pengajaran

-       Mengevaluasi hasil pengajaran

2.  Kegiatan yang berhubungan dengan peserta didik

Kegiatan-kegiatn yang berhubungan dengan peserta didik tertera dalam jadwal kegiatan belajar yang telah disusun oleh sekolah beserta jadwal tes/ulangan/ujian dan jadwal kegiatan belajar yang diatur sendiri oleh siswa dalam strategi menyukseskan hasil studinya.

3.   Kegiatan yang behubungan dengan seluruh civitas akademika

Kegiatan ini merupakan sinkronisasi segala kegiatan sekolah yang kurikuler, ekstrakurikuler, akademik / non akademik, hari-hari kerja, libur, karyawisata, hari-hari besar nasional agama dan sebagainya. 

 

C.  Pengelolaan kurikulum

1.    Penyusunan jadwal pelajaran

No

Jam

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

 

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

 

 

2.    Pembagian tugas guru

Pembagian tugas guru tertera dalam jadwal pelajaan. Sehingga setelah jadwal pelajaran tersusun, berarti tugas guru bidang sudah terbagi sesuai dengan bidang keahlianya masing-masing.

3.    Pembinaan pembuatan RPP

     Basis pelaksanaan administrasi di sekolah akhirnya terletak pada pembuatan RPP sebagai model persiapan proses belajar mengajar yang dibakukan sekolah. Setiap guru wajib melakukan pembuatan RPP ini sebelum melakukan kegiatan pengajaran.

4.    Kordinasi pelaksanaan kegiatan ko-kurikuler

     Kegiatan ko-kurikuler mempunyai peranan penting sebagai kegiatan penunjang yang ikut berperan serta dalam kegiatan akademis di sekolah selain pembelajaran yang sudah dibakukan.

 

E.   Isi kurikulum

Isi kurikulum atau bahan ajar adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Isi kurikulum meliputi mata pelajaran yang harus dipelajari siswa dan isi program masing-masing mata pelajaran tersebut. Jenis-jenis mata pelajaran ditentukan atas dasar tujuan institusional dan tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan[4].

Mata pelajaran yang ditawarakan kepada siswa pada hakikatnya adalah berisi kurikulum atau disebut juga dengan silabus. Dalam silabus terdapat tujuan kurikuler (standar kompetensi), tujuan pembelajaran (kompetensi dasar), indikator dan materi pokok/pembelajaran beserta uraiannya. Uraia materi pokok inilah yang dijadikan dasar pengambilan dan penentuan materi ajar dalam setiap kegaitan pembelajaran di kelas oleh guru.

 Hilda Taba  dalam bukunya “Curriculum Development, Theory and Practice: foundation Process, Design and Strategy for Planning bot Primary and Secondary” mengemukakan kriteria untuk memilih isi materi kurikulum yaitu:

1.    Materi harus sahih dan signifikan, artinya menggambarkan pengetahuan mutakhir.

2.    Relevan dengan kenyataan sosial dan kultur agar anak lebih memahaminya.

3.    Materi harus seimbang antara keluasan dan kedalaman.

4.    Materi harus mencakup berbagai ragam tujuan.

5.    Materi sesuai dengam kemampuan dan pengalaman siswa

6.    Materi harus sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa[5].

 

F.   Pedoman Pembuatan RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali  pertemuan atau lebih. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sekurang-kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar[6].

Secara rinci komponen RPP yaitu:

1.         Kolom Identitas Mata Pelajaran

2.         Kelas/semester

3.         Standar Kompetensi

4.         Kompetensi Dasar

5.         Indikator Pencapaian Kompetensi

6.         Tujuan Pembelajaran

7.         Materi Ajar (Materi Pokok)

8.         Materi/Kompetensi Prasyarat

9.         Alokasi Waktu

10.     Metode Pembelajaran

11.      Penilaian

12.     Sumber Belajar

 

Format penyusunan RPP



            Satuan Pendidikan                              : …

Kelas/Semester                                   : …

            Mata Pelajaran                                                : ...

            Jumlah Pertemuan                              : …

 

A.  Standar Kompetensi                        : …

B.  Kompetensi Dasar                         : …

C.   Indikator                                        : …

D.  Tujuan Pembelajaran                      : …

E.  Materi Ajar                                                : …

F.   Metode Pembelajaran                     : …

G.  Alokasi Waktu                               : …

H.  Langkah-Langkah Pembelajaran

1.    Pendahuluan                             : …

2.    Inti                                           : …

3.    Penutup                                                : …

I.    Penilaian Hasil Belajar                    : …

J.    Media/Alat/Bahan/Sumber Belajar   : …

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Referensi

Ary H. Gunawan,  Administrasi Sekolah-Administasi Pendidkan Mikro,  Jakarta, Rieneka Cipta, 1996.

“UU No. 20 Tahun 2003.Pdf,” n.d.

Hilda Taba, Curriculum Development, Theory and Practice: foundation Process, Design and Strategy for Planning bot Primary and Secondary, Harcourt, Brace and World, Inc, New York, 1962.

Kompasiana, Catatan Harian Guru: Beban Kerja dan Kinerja Guru PNS dalam www.kompasiana.com/08-05-2014/diakses 29 Juni 2015

Supinah, Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  Matematika SD dalam Rangka Pengembangan KTSP, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika, , Yogyakarta, 2008, 32.

Sholeh Hidayat, Pengembangan Kurikulum Baru, PT Remaja RosdaKarya, Bandung, 2013.

 



[1] “UU No. 20 Tahun 2003.Pdf,” n.d.

[2] Ary H. Gunawan,  Administrasi Sekolah-Administasi Pendidkan Mikro,  Jakarta, Rieneka Cipta, 1996, 80

[3] Kompasiana, Catatan Harian Guru: Beban Kerja dan Kinerja Guru PNS dalam www.kompasiana.com/08-05-2014/diakses 29 Juni 2015

 

[4] Sholeh Hidayat, Pengembangan Kurikulum Baru, PT Remaja RosdaKarya, Bandung, 2013, 62.

[5] Hilda Taba, Curriculum Development, Theory and Practice: foundation Process, Design and Strategy for Planning bot Primary and Secondary, Harcourt, Brace and World, Inc, New York, 1962.

 

[6] Supinah, Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  Matematika SD dalam Rangka Pengembangan KTSP, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika, , Yogyakarta, 2008, 32.

 

No comments:

Post a Comment